Kebijakan editorial dan standar bukti
Redaksi memprioritaskan sumber pemerintah, regulator, otoritas pembayaran, serta halaman pertama yang kepemilikannya dapat dipastikan. Hasil pencarian digunakan untuk memahami kebutuhan pembaca dan menemukan klaim, bukan untuk membuktikan fitur. Dua halaman yang mengulang kalimat sama tidak otomatis menjadi dua konfirmasi independen.
Kami memakai tiga status kerja: dikonfirmasi, tidak teramati dalam ruang lingkup pemeriksaan, dan bertentangan. “Tidak teramati” tidak berarti tidak ada. Klaim berdampak tinggi—operator, lisensi, domain resmi, aplikasi, kontak, metode pembayaran, biaya, limit dan bonus—tidak dipublikasikan sebagai fakta tanpa dukungan memadai. Konteks Indonesia diberi label sebagai konteks dan tidak dipindahkan menjadi klaim merek.
Setiap ulasan harus memuat manfaat informasi, keterbatasan, pembaca yang sesuai, dan hal yang masih perlu diverifikasi. Kami tidak memberi skor angka, menjanjikan hasil, atau memakai “terbaik”, “teraman”, dan “resmi” tanpa bukti. Materi visual bersifat editorial dan tidak meniru logo atau antarmuka operator.
Halaman ditinjau saat ada perubahan sumber, hukum, sistem pembayaran, atau pola pencarian yang material. Koreksi substansial mengikuti prosedur sumber dan koreksi. Saran dan keberatan dapat dikirim melalui kontak redaksi.
